Benarkah Kali Ini Noordin M Top Tewas

Juli lalu masyarakat sempat terkecoh dengan informasi tewasnya teroris kakap itu.

Pasca penggerebekan rumah di Kampung Kepohsari, Jebres, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah, nama teroris kakap Noordin M Top mencuat lagi. Noordin disebut-sebut salah satu teroris yang tewas. Dalam penggerebekan itu empat orang dipastikan meregang nyawa.

Tapi benarkah Noordin ikut tewas? Dalam penggeberekan di Temanggung akhir Juli 2009 lalu, masyarakat sempat terkecoh dengan informasi tewasnya Noordin. Dalam penggerebekan di rumah Muh Zuhri itu satu orang tewas. Belakangan diketahui yang tewas bukan Noordin melainkan Ibrohim, penata bunga di Hotel Ritz Carlton yang merupakan perancang strategi bom di hotel tersebut dan Hotel JW Marriott.

Kali ini memang belum ada sumber resmi yang memastikan Noordin tewas. Namun fakta di lapangan ada hal-hal yang di luar kebiasaan. Penjagaan di Rumah Sakit RS Polri, Kramat Jati, misalnya.

Saat identifikasi lima teroris yang tewas di Temanggung, Hotel Ritz Carlton, JW Marriott dan Jati Asih, penjagaan yang dilakukan aparat masih terhitung wajar. Garis polisi hanya dipasang di depan pintu kamar mayat dengan rentang sekitar 7×15 meter. Saat itu pengunjung rumah sakit juga bebas keluar masuk. Bahkan wartawan bisa bebas mengambil gambar dari jarak lebih dekat. Mobil Satelit News Gathering (SNG) milik televisi swasta juga bebas masuk ke halaman rumah sakit.

Kali ini, penjagaan boleh dibilang sangat ketat. Bahkan sejak di pintu gerbang rumah sakit yang berjarak sekitar 100 meter dari bangunan sudah dipasang garis polisi yang membentang hingga ke depan pintu kamar mayat yang berlokasi di bagian belakang. Rentang garis polisi di depan ruang identifikasi itu juga semakin lebar. Bahkan meliputi mushola yang berada di sisi kamar mayat, sehingga mempersulit wartawan meliput dan mengambil gambar karena tertutup tembok mushola dan gedung rawat inap lainnya.

Selain itu, pengunjung yang masuk ke rumah sakit juga tidak bisa sembarangan lagi. Setiap orang ditanya satu per satu tujuan mereka ke sana. Mobil SNG televisi swasta yang memungkinkan siaran langsung dari dekat ruang identifikasi juga dilarang masuk. Mobil-mobil itu hanya boleh diparkir di jalanan depan rumah sakit.

Dari lokasi penggerebekan di Jebres, polisi juga menghimpun barang bukti yang tidak sedikit. Di rumah kontrakan yang tidak terlalu luas itu, polisi menemukan delapan karung bahan peledak, senjata, dan granat.

Kondisi rumah juga hancur lebur dan hanya menyisakan tembok. Atap rumah hangus terbakar.

Sebelumnya sumber VIVAnews mengungkapkan, empat teroris yang tewas di antaranya Urwah. Sumber ini juga menyebutkan seseorang lain yang namanya masih dirahasiakan. “Pokoknya heboh-lah,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: